Ya Allah Hatiku Terasa Bimbang Antara Pergi Atau Bertahan Dari Zona Nyaman - DP BBM 23

Breaking

Post Top Ad

Post Top Ad

Saturday, December 9, 2017

Ya Allah Hatiku Terasa Bimbang Antara Pergi Atau Bertahan Dari Zona Nyaman

DP BBM 23 adalah sebuah blog gratis, yang menyajikan seputar kata - kata, DP BBM, AdSense, Blogger, Tutorial, Windows 10, ISO, Theme Wind0ws 10, etc! dan sobat saat ini sedang membuka halaman Ya Allah Hatiku Terasa Bimbang Antara Pergi Atau Bertahan Dari Zona Nyaman, jika suka jangn sungkan untuk klik, like, share dan subcribe ya gaes!

Loading...

Baca Juga



DP BBM 23 - Ya Allah Hatiku Terasa Bimbang Antara Pergi Atau Bertahan Dari Zona Nyaman - Selamat pagi, selamat beraktifitas dan selamat berkunjung ke blog DP BBM 23, setelah kemarin lalu membahas dan berbagi mengenai Rekomendasi, Tempat Belajar Coding Untuk Pembuatan Website / Blog Bagi Pemula, di kesempatan ini saya bukan mau berbagi yang sekiranya bermanfaat untuk kalian ( pembaca ), melainkan hanyalah sebuah coretan atas rasa kebimbangan saya saat ini, sebelum dan sesudahnya terimakasih banyak jika sobat mau meluangkan waktunya, untuk membacanya dari awal sampai akhir, jika tidak suka, abaikan saja :)... !!!

Ya Allah Hatiku Terasa Bimbang Antara Pergi Atau Bertahan Dari Zona Nyaman

Entah harus saya mulai dari mana dulu, dulu sewaktu orang tua masih muda dan utuh ( dua - duanya masih hidup ), saya merasa bebas mau pergi merantau sejauh apa pun kaki ini melangkah, serasa tidak ada hambatan sama sekali, namun dengan seiringnya waktu dan dengan banyaknya mendapatkan kegagalan di setiap merantau, akhirnya saya memutuskan untuk diam dirumah mencoba mencari uang dari internet ( sebagai hasil tambahan ) terlebih lagi mengingat orang tua sudah mulai menua...

Tapi beribu kata sayang, mungkin allah berkehendak lain, hasil yang di dapat dari inernet tak pernah sesuai dengan keinginan hati, tapi walau begitu, saya selalu berusaha keras, demi mendapatkan apa yang di ingkan hati selama ini, terlebih lagi orang tua pun sangat senang saya ada di rumah, karena mereka juga ingin ditemani saya ( sebagai anaknya yang masih serumah dengan orang tua dan belum menikah )...


Akan tetapi lagi dan lagi, sekeras apa pun saya berjuang dan berusaha untuk mencari rezeki, sesuai dengan kemampuan dan sebisa saya, allah belum juga memberikan hasil yang maksimal, sampai akhirnya ayah saya meningal di usianya yang ke 63 Tahun, lebih tepatnya pada Selasa, Tanggal : 26 September 2017 kemarin, dan saya sama sekali belum bisa membuat ayah saya bahagia ...

Singkat cerita 3 tahuan berlalu begitu saja, saya hanya berdiam di rumah, semasih ayah masih ada sampai detik ini saat ayah saya sudah meninggal, ya memang sih selama itu saya merasa nyaman di rumah, alhamdulillah segalanya tercukupi, ya walau mungkin dimata orang lain, keluarga saya orang gk punya, tapi alhamdulillah saya selalu bersyukur dengan apa yang telah allah berikan selama ini, ibarat kata ( masih dapat makan setiap hari saja, walau dengan lauk seadanya, dan masih bisa mencukupi segala kebutuhannya ) saya merasa bangga terhadap ayah saya, dan saya nyaman / bahagia menjadi anak mereka...

Kenayamanan dan kebahagiaanlah yang mereka berikan, yang pada akhirnya saya terbuai dalam zona nyaman, dan sulit untuk memulai kembali jalan cerita baru, tapi bukan berarti saya malas, akan tetapi saya merasa ragu untuk meninggalkan orang tua pergi bekerja jauh, mencoba mencari kerjaan yang dekat, tapi terasa sulit, karena entahlah mereka seakan tak punya rasa percaya dengan penampilan saya yang bertatto...

Di sesalipun tak ada guna, ibaratnya Nasi sudah menjadi bubur jadi apa boleh dikata, nikmatin saja, ya walau kenyataannya dulu saya pasang tatto bukan untuk sok jagoan, akan tetapi saya suka seni, dan cita - cita saya dari dulu pengen jadi seniman, pandai melukis dan menggambar, tapi sayang, ketiadaan hidup membuat terhambatnya cita - cita saya itu, tapi walau begitu saya juga sadar siapa saya di dunia ini ?? masih bisa sekolah sampai SMA saja sudah bersyukur alhamdulillah... besar kecilnya saya tidak terlalu bodoh, masih dapat membaca dan menulis, walaupun otak saya masih minim akan pengetahuan, layaknya Anak TK, itu juga sebabnya blog ini www.kata-anak.tk...


Dan sekarang yang membuat saya bimbang, harus memilih 1 diantara 2 pilihan, antara diam di rumah ( berusaha dan menikmati hasil sekucupnya, dan bisa menjaga mamah, yang sudah mulai menua ), atau harus pergi kerja jauh, ninggalin mamah yang tinggal seorang diri, terlebih lagi keadaan sudah mulai tua, dan di rumah gk ada siapa - siapa lagi, saudara - saudara saya sudah pada menikah dan mereka jauh dari rumah mamah, dan di kampung ini, tidak mengikuti saudara siapa pun, saudara mamah semuanya dibandung, dan saudara ayah semuanya di ciamis, sedangkan anak - anaknya ( saudara - saudara saya ) 1 kaka tiri saya entah sekarang dimana keberadaannya, 1 lagi kaka tiri tinggal dibandung...

Ada saudara sekandung tapi jarak rumahnya bisa dibilang jauh gk jauh, dibilang jauh memang iya, di bilang dekat tapi mereka gk bisa diandalkan saat semisal membutuhkannya secara mendadak, terlebih lagi jika malam hari, udah jaringannya susah jarang bisa di hubungi, sekali kali bisa di hubungi, mereka gk pernah sigap ketika orang tua butuh, terlalu banyak mengulur - ulur waktu...

Itulah yang membuat saya bimbang untuk pergi kerja jauh, ninggalin mamah seorang diri dirumah, ya walaupun memang sih ada ponakan saya yang serumah dengan mamah, tapi kan dia masih kecil ( kelas 4 SD ) dan kadang - kadang ponakan saya itu, ikut dengan orang tuanya, dan mamah otomatis dirumah bakalan sendirian...

Nah, kalau misalkan saya pergi jauh, mamah di rumah dengan siapa ?? yang membuat saya takut, jika mamah sakit, siapa yang bakalan ngurusin nya ?? terlebih lagi jika terasa sakit di malam hari, siapa yang akan merawat, menjaga dan membawanya ke RS ??... sedangkan jika saya terus dirumah, menikmati hasil seadanya, kapan kehidupan saya akan berubah ??

Sekali lagi, saya bukan mengeluh ataupun tidak menerima nikmat yang allah berikan saat ini, saya sangat bersyukur dan alhamdulillah banget, sampai detik ini, saya masih bisa bicara, menikmati segarnya angin, nikmatnya rokok dan manisnya kopi hehehe... tapi kan sangat tidak mungkin terus seperti ini, sebanyak apa pun harta jika terus di ambil / dipergunakan stiap hari, tanpa di kelola, ya otomatis bakalan habis juga, apa lagi saya yang gk punya harta, dan sepeninggalan ayah saya tidak bakalan cukup untuk menghidupi seumur hidup saya...


Saya butuh masa depan, butuh biaya hidup, terlebih lagi sekarang masih ada mamah, aku yang harus bisa menggantikan peran sebagai ayah ( yaitu jadi tulang punggung ), lagian cuma untuk menghidupi / membiayai seorang ibu saja, selagi belum nikah saya masih punya banyak kesempatan untuk membahagiakan mamah, inginnya sih saya bisa bikin mamah bahagia, semasih sendiri seperti ini bekerja untuk mencukupi kehidupan mamah dan saya, setelah mamah meninggal dan jika allah memberikan saya jodoh untuk menikah, ya siapa lagi selain kalau bukan menghidupi keluarga saya sendiri kelak...

Tapi sedikitpun tak ada fikiran untuk memikirkan hal lain, selain hanya ingin merawat, menjaga dan membahgiakan mamah, tapi entah harus dengan cara apa ?? cuma bisa memberikan kasih sayang, tapi kasih sayang saja tidak cukup, segala kebutuhan hidup tidak bakalan cukup dengan kasih sayang, perut lapar tidak bakalan kenyang dengan kasih sayang, satu hari dua hari, lamanya seminggu, mungkin masih bisa berpuasa, tapi jika selama hidup tanpa makan dan tanpa berusaha, bisa mati kelaparan...

Listrik dan air, telat beberapa hari palingan bayar dendaan, jika telat sebulan duabulan, apa lagi gk bayar, bisa di cabut, dan apa harus gelap - gelapan dan tanpa mandi sama sekali, itu sangat tidak mngkin sekali, uang memang bukan satu - satunya yang bisa menjamin kebahgiaan, tetapi uang sangat dibutuhkan dalam kehidupan manusia, tanpa uang kita tak bisa berbuat apa - apa...

Dan saya sebagai manusia di berikan akal layaknya kalian, dan akal untuk di pergunakan / berusaha, dan rencananya sih, jam 17:00 sore ini, saya mau kerumah bos, dan sehabis maghrib langsung OTW ketempat kerja di kebumen... dan itu artinya mamah gk bakalan lagi ada yang menjaganya ...


Saya benar - benar bimbang, apa saya harus pergi saja, meninggalkan mamah demi kehidupan yang lebih baik, atau tetap tinggal di rumah dan mamah bisa terjaga ?? tapi saya sudah terlanjur menyepakatinya untuk pergi kerja, tidak mungkin juga jika saya membatalkannya begitu saja, ya walaupun memang sih, sbelumnya sudah berbicara dan minta do'a restunya sama mamah, minta izin untuk merantau...

Sampai akhirnya saya menyepakati kerjaan itu... tapi pada saatnya tiba, nanti sore berangkat, saya menjadi was - was dan terasa berat ninggalin mamah, sebisa mungkin semalam saya Sholat Istikharah untuk meminta petunjuk kepada allah, baiknya harus bagaimana, pergi atau di rumah saja ? tapi alhamdulillah saya tidak mendapatkan petunjuk apa - apa... bukan niatnya yang tidak khusu atau do'a nya yang salah, akan tetapi saya yakin, allah lebih mempercayai saya bahwa saya adalah lelaki yang bijak dan dapat menentukan pilihannya yang terbaik, dan saya putuskan untuk tetap ninggalin mamah dan pergi jauh demi kehidupan yang lebih baik, insyallah allah meridhoi dan melindungi saya, melindungi mamah dan memeberikan rezeki... Aamiin

Semoga saja pilihan saya itu gk salah ya guys, minta do'a nya saja ya, semoga saya selalu dalam lindungannya, karena saya ninggalin orang tua, bukan karena tak peduli ataupun tak sayang, tapi saya pergi demi kehidupan yang lebih baik dan demi memperjuangkan hidup, besar kecilnya mungkin saya bisa membahagiakan mamah saya, semoga niat saya ini lancar dan membuahkan hasil, dan semoga mamah dan semua keluarga saya baik - baik saja, begitupun bagi sobat yang sudi mendo'akan yang terbaik buat kehidupan saya, semoga allah membalasnya, jauh lebih dari apa yang saat ini sobat miliki, Aamiin...

thumbnail Title : Ya Allah Hatiku Terasa Bimbang Antara Pergi Atau Bertahan Dari Zona Nyaman
Posted by : Unknown
Published : 2017-12-09T03:36:00Z
Rating : 90.5%
Reviewer : 9.998 Votes

Post Top Ad

Loading...