Tips Ampuh Kehabisan Ongkos Pulang Dengan Selamat Dan Gratis - DP BBM 23

Kumpulan DP BBM Lucu | Bagus | Keren | Kocak | Galau | Romantis | DLL yang Diambil Dari Berbagai Sumber

Breaking

Post Top Ad

Post Top Ad

Saturday, December 16, 2017

Tips Ampuh Kehabisan Ongkos Pulang Dengan Selamat Dan Gratis

DP BBM 23 adalah sebuah blog gratis, yang menyajikan seputar kata - kata, DP BBM, AdSense, Blogger, Tutorial, Windows 10, ISO, Theme Wind0ws 10, etc! dan sobat saat ini sedang membuka halaman Tips Ampuh Kehabisan Ongkos Pulang Dengan Selamat Dan Gratis, jika suka jangn sungkan untuk klik, like, share dan subcribe ya gaes!


Loading...

Baca Juga



DP BBM 23 - Tips Ampuh Kehabisan Ongkos Pulang Dengan Selamat Dan Gratis - Hallo selamat malam dan selamat berkunjung kembali di blog DP BBM 23, setelah semalam membahas mengenai Cara Mengatasi Tidak Sengaja Klik Iklan Adsense Sendiri, pada kesempatan ini, saya akan sedikit berbagi tips sekaligus pengalaman saat kehabisan ongkos diperjalanan, masih bisa pulang dengan selamat dan gratis, yang mungkin postingan ini akan sedikit memberikan dampak positif dan bermanfaat untuk pembaca semuanya, tapi jika dirasa tidak bermanfaat, abaikan saja!!!


Ok next, sebelum melanjutkan ada sedikit yang saya mau pertanyakan, pernah gk sih saat sendirian, terkadang kita mengingat kejadian yang udah berlalu ?? entah itu kejadian lucu, memalukan ataupun kejadian lainnya, yang mungkin sulit untuk dilupain ?? tentunya dari sekian pembaca pernah kan mengalami kejadian yang sulit di lupakan, dan sewaktu - waktu teringat kembali ?? lalu apa ekspresimu saat mengingat kejadian yang sudah berlalu ?? terasa malu atau tertawa sendirian ??....

Jawabnya mungkin tergantung bagaimana kejadiaan nya, jika kejadiannya lucu maka saat teringat tak terasa tertawa sendiri, begitupun jika mengingat kejadian yang bikin sedih, memalukan dsb... bener kan ??...

Nah, berikut ini saya akan ceritakan 2x pengalaman saat kehabisan ongkos di perjalanan, kejadian tersebut hingga detik ini masih suka teringat, terlebih lagi jika saat - saat seperti ini, banyak waktu untuk dihabiskan sendiri, dan semua kejadian - kejadian yang sudah berlalu silih berganti berdatangan, sampai akhirnya saya terpikirkan untuk membuat postingan Tips Ampuh Kehabisan Ongkos Pulang Dengan Selamat Dan Gratis, yang mungkin bisa membantu untuk sobat yang mungkin suatu saat mengalami hal serupa, bisa mengikuti cara / tips yang saya sampaikan ini...

#Pengalaman 01 : Kehabisan Ongkos

Pengalaman yang pertama kalinya ini, saya alami sekitar tahun 2008 silam, tepatnya pada awal - awal saya baru lulus sekolah SMA, dan mencoba merantau ke kota, dengan tujuan meringankan beban orang tua, mencari uang / penghasilan sendiri dengan berharap pulang besar kecilnya bisa membawa hasil, untuk kebutuhan saya pribadi...

Namun kenyataannya berbicara lain, di kota sana saya tidak mendapatkan hasil apa pun, ya bisa dibilang sengsara karena kenyataannya hidup dikota gk se enak dan seindah yang dibayangkan, di kota apa - apa bayar dan serba mahal, beda lagi dengan hidup dikampung...

Singkat cerita mungkin kurang lebih 7 bulan saya lalui hidup di kota, dan pada suatu waktu, saya merasa gk betah dengan keuangan yang serba kurang, akhirnya saya berkeinginan untuk pulang, saat itu cuma memiliki uang 150 ribu, sebelum pulang saya hitung - hitung uang tersebut memang cukup, bisa sampai ke kampung walau dengan uang yang pas - pasan...

Namun lagi - lagi cerita berkata lain, uang 150 ribu yang mestinya bisa sampai ke kampung, namun karena saking polos nya serba gk tau, bisa dibilang katro lah hahaha ( maklum wong ndeso ) uang tersebut malahan keburu habis sebelum perjalanan, dan disitulah saya kebingungan, harus bagaimana dan kemana supaya bisa sampai ke kampung, sementara uang sudah habis...

Singkat cerita, pada saat kenektur bis minta ongkos, saya cuma ngasih uang seadanya, si kenek pun bertanya tujuan saya mau kemananya ?? setelah saya sebutin, si kenek meminta lagi uang, karena yang saya kasih kurang, namun sebisa mungkin saya menjelaskan supaya si kenek dan sopir bis mau membawa saya...

Alhamdulillah untungnya baik hati mau membawa saya, namun perjalanan sesuai dengan uang yang saya kasih, dengan kata lain saya di turunin di tengah perjalanan, sejenak berteduh menenagkan diri di balik rasa cemas dan khawatir takut gk bisa pulang ke kampung dan menjadi gelandangan di jalanan ( hahaha pikirannya terlalu sempit, terbawa rasa takut )...

Setelah beberapa menit di selimuti rasa takut dan cemas, akhirnya saya terpikir untuk mencari Kantor Polisi terdekat, dan sesampainya di sana, saya di sambut baik oleh bapak - bapak polisi, dan menanyakan ada keperluan apa ?? lalu saya menceritakan kejadiaan yang sebenarnya, percakapan antara saya dengan polisi sebagai berikut :

Pak Polisi : Adek kesini ada keperluan apa ?? bisa kami membantunya ??
Saya : begini pak, saya habis dari kota dan niat pulang ke kampung, tapi uang saya habis, saya di turunin di tepi jalan sana, dan saya bingung gimana saya bisa pulang..
Pak Polisi : bisa dijelasin secara jelas, kronologi kejadiaanya ??
Saya : singkat ceritanya 7 bulan saya kerja dikota, tapi saya gk betah karena gaji saya gk cukup, jadi saya niat pulang dengan membawa uang 150 ribu, namun uang tersebut keburu habis sebelum perjalanan, cuma ada uang sisa sedikit jadi saya diturunin di jalan
Pak Polisi : emang kampungnya dimana ?? uang 150 ribu dipake apa aja ?? kok bisa keburu habis !!!
Saya : ya, ceritanya begini, mobil bis yang saya tumpangi sekitar 1/2 jam gk jalan - jalan ( di terminal terus ), trus kan banyak yang naro makanan di tempat duduk saya, ada juga yang naro majalah, box musik, dan makanan khas sana, semacam oleh - oleh gitu lah...
Pak Polisi : Lalu ??
Saya : ya, karena saya lapar, jadi saya makan, terus si majalahnya saya sobek plastiknya dan saya baca, saya pikir makanan, majalah dan barang - barang lainnya di kasih secara gratis... ehh, gk lamanya orang - orang itu pada balik lagi dan harus di bayar... jadi uangnya habis pak...
Pak Polisi : *Ketawa*
Saya : Diem aja

Sampai akhirnya polisi mendata saya, dari mulai nama, tempat tinggal, tujuan, dan membongkar ( menggeledah ) semua barang bawaan saya, sekaligus pakaian yang saya pakai, ( guna untuk mastiin kalau saya bukan orang jahat, semisal bawa benda tajam, narkoba dsb )... setelah itu pak polisi ngasih saya uang dan mengantarkan saya ke tepi jalan dan ditaikin ke bis tujuan ke kampung saya...

Hahahaha, cerita / pengalaman saya ini bener - bener katro ya, mana ada coba yang ngasih cuma - cuma alias gratis, udah tau hidup di kota gk ada yang gratis, ehhh bego nya gk ketulungan, di taroin makanan di makan, bayar broooo, tapi dengan kejadian tersebut masih bisa pulang dengan bantuan polisi hehe...

#Pengalaman 02 : Gk Niat Bohong Tapi Jadi Untung

Pengalaman ke 2x nya ini terjadi sekitar akhir tahun 2010 mau memasuki tahun 2011, tepat nya sekitar pertengahan bulan desember 2010... kejadiaan hampir mirip dengan pengalaman pertama, yaitu merantau ke kota orang, namun lagi - lagi dirantauan sana saya masih kurang beruntung, sampai akhirnya saya memutuskan untuk pulang...

Namun sebelum pulang, kali ini ada salah satu teman saya yang mengingatkan saya, supaya waspada dan berhati - hati selama di perjalanan, terlebih lagi dengan barang bawaan yang di anggap penting, karena konon katanya ada tempat - tempat tertentu rawan kejahatan, seperti perampokan, jambret, pencurian, hipnotis, dan tindak asusila ( atau pelecehan seksual ) bagi kaum wanita...

Dan Teman saya menyarankan, untuk menaro dompet di dalam tas, dan tas nya di gendong dari depan jangan di belakang, sisaain aja uang seperlunya dan taro di saku baju, buat ongkos dan beli rokok di jalan, karena takut akhirnya saya pun mengikuti saran teman tersebut...

Singkat cerita, karena kali ini tujuan ke kampung saya harus menaiki 2x bis, akhirnya saya harus menaiki 2x bis, setelah turun dari bis pertama, saya terpikir untuk istirahat sejenak di warung, untuk sekedar duduk - duduk, ngerokok dan minum kopi, namun saya lupa lagi kalau dompet saya simpan di dalam tas...

Sempat saya cemas, dan terpikir jangan - jangan dompet saya jatuh di terminal apa di dalam bis, tapi untungnya si pemilik warung baik hati, rokok, cemilan dan kopi yang sudah saya minum, gratis setelah saya menceritakan bahwa dompet saya hilang, namun gk sampai di situ, saya masih kebingungan dan terpikir, sebenarnya dompet saya kemana ??

Karena cuaca memburuk, udah mulai gerimis dan waktu pun udah mau sore, akhirnya saya kembali ke Kantor Polisi ( seperti pengalaman pertama ) guna untuk meminta bantuan... dan sesampainya di kantor polisi, seperti biasanya polisi meminta keterangan awal kejadiaannya, di barengi dengan polisi lainnya menggeledah tas dan barang - barang saya...

Dan pada saat polisi berkata sebaiknya anda harus berhati - hati, jika ketempat itu, di sana memang rawan kejahatan, mungkin bisa saja menjadi korban kejahatan ( hipnotis ), sehingga anda lupa, bahwa anda sendiri yang memberikan dompet tersebut, sebaiknya barang yang sekiranya berharga, terlebih lagi uang, simpan ditempat aman, atau di dalam tas, dan sebaiknya jangan hiraukan orang yang terlihat akrab, yang berpura - pura bertanya, bisa saja itu adalah trik niat jahatnya

Seketika saya ingat bahwa memang iya, dompet di dalam tas, waktu itu juga saya takut ( takut jika polisi yang menggeledah tas saya, menemukan dompet, dan saya dikira berbohong ), tapi lagi - lagi untung, pak polisi tidak melanjtkan menggeledah tas saya, entah kenapa alasannya, tas yang berisi dompet, pak polisi cuma membuka sleting nya doang, setelah tau isinya baju - baju kotor ( baju cucian ) pak polisi menutupnya kembali... mungkin karena bau kali ya guys hahaha parah!!!

Lalu pak polisi lainnya, memberikan saya minuman botol dan roti, katanya "kamu, terlihat tegang dan ketakutan" seraya menyodorkan minuman dan roti tersebut, dan menyuruh saya sejenak untuk meredakan rasa ketakutan, dan disuruh beristirahat dulu disana, karena hujan mulai deras...

Naum kenyataannya, yang saya takutkan, bukan takut seperti apa yang polisi kira ( yaitu shock jadi korban hipnotis ), tapi saya takut jika polisi yang tadi kembali menggeledah tas, dan menemukan dompet tersebut, bisa - bisa saya di anggap berbohong dan udah menyita waktu kerja polisi...

Tapi syukurlah, penggeledahan tidak di lanjutkan, polisi cuma mendata, dari mulai nama, umur, tempat tinggal, dan keterangan telah kehilangan satu buah dompet berwarna hitam... setelah hujan reda, polisi membawa surat tersebut ( yang berisi biodata saya tersebut ) dan membawa saya ke pangkalan bis, lalu si surat tersebut polisi memberikannya ke sopir bis, dan alhasil ongkos pun gratis selamat sampai tempat tujuan...

Tapi rupanya keberuntungan tidak sampai di situ, sepanjang perjalanan, si kondektur sempat bertanya, benar atau tidaknya saya kehilangan dompet seperti yang terlampir pada surat yang polisi berikan tersebut, lalu saya pun menjawabnya, singkat cerita mungkin yang sebangku dengan saya mendengarkan, dan rupanya orang tersebut ( yang sebangku dengan saya ) memiliki hati yang baik, si orang tersebut memberikan saya uang, karena pikir takut saya gk sampai kerumah...

Hahahaha, pengalaman yang ke 2 ini, lebih enak dari yang pertama, ya walaupun awalnya gk niat berbohong ( pura - pura dompet hilang ) tapi berakhir dengan untung... jadi inti dan kesimpulannya sih "Gk selamanya kejujuran membawa kebaikan, dan gk selamanya juga kebohongan menghasilkan keburukan", terkadang kejujuran justru berdampak buruk, begitu juga sebaliknya, tapi ya itupun tergantung bagaimana bentuk kejujuran dan kebohongannya, kalau kebohongan seperti pengalaman saya ini, bukan di sengaja berbohong...

Nah, sekarang kira - kira gimana tanggapan mu guys, setelah membaca 2 pengalaman saya ini ?? bisa kah sobat mengambil pelajarannya dari ke 2 pengalaman saya ini ?? dan bisa kah sobat mengambil inti dan kesimpulannya ??...

Jadi inti dan kesimpulannya, dari pengalaman saya ini, ketika sobat hendak bepergian, dan kehabisan ongkos, entah itu kehilangan dompet, karena terjatuh, di curi, di tipu, hipnotis, jambret dan tindak kejahatan lainnya, sebaiknya jangan melakukan tindakan kriminal, semisal mencuri / menjambret demi bisa pulang...

Ataupun jangan terlihat panik dan gugup, terlebih lagi jika sobat banyak bertanya dan meminta bantuan terhadap orang - orang sekitar sobat, karena itu bisa berbahaya, dalam arti bisa saja memicu tindak kejahatan, berupa penipuan dengan alih - alih mau menolong padahal nyatanya berniat jahat

Terlebih lagi untuk kaum hawa, jika mengalami hal serupa dengan pengalaman saya di atas, jangan terlihat resah, panik, was - was, dan banyak meminta bantuan terhadap orang - orang yang gk di kenal, karena takutnya terjadi tindak kejahatan plecehan seksual, lebih baik dan lebih aman minta bantuan kepada yang berwajib ( polisi ), dan polisi nanti akan membantu diantaranya :

  • Memberikan uang, sebagai pengganti ( untuk ongkos pulang )
  • Mengantarkan pulang, dengan mobil patroli ( jika memungkinkan, dalam arti tempat tinggal yang di tuju tidak begitu jauh, dan pak polisi tidak sedang mengurusi kasus yang lebih penting )
  • Mengantarkan, dan menitipkan kepada sopir bis, untuk diantarkan ketempat tujuan
  • Memberikan instruksi dan arahan, ketika kita bepergian, untuk selalu waspada dan berhati - hati
  • Jika ada nomor yang bisa di hubungi, maka polisi akan menelponnya, dan meminta pihak keluarga menjemputnya

Semua opsi diatas sesuai pengalaman saya yang saya tau, jadi sebaiknya biar lebih aman, mintalah bantuan kepada polisi, ketimbang banyak minta bantuan kepada orang - orang yang gk di kenal, itu hanya memicu tindak kejahatan, tapi kepada polisi jauh lebih aman, pulang dengan selamat, gratis pula hehehe!!!




thumbnail Title : Tips Ampuh Kehabisan Ongkos Pulang Dengan Selamat Dan Gratis
Posted by : Ocha Pratama
Published : 2017-12-16T15:54:00Z
Rating : 90.5%
Reviewer : 9.998 Votes


Post Top Ad

Loading...